takmaula macam tu cik kak!
#futur : lemah semangat
"Setiap amal ada masa semangat dan masa lemahnya. Barangsiapa saat masa
lemah datang tetap dalam sunnah (petunjukku) maka ia beruntung. Namun
barangsiapa beralih pada selain itu berarti ia telah celaka." (HR
Ahmad).
Daripada Ibnu Umar r.a berkata:
"Rasulullah s.a.w telah bersabda, hati manusia akan berkarat seperti
besi yang dikaratkan oleh air. Apakah cara untuk menjadikan hati
bersinar semula. Katanya dengan banyak mengingati mati dan membaca
Al-Quran."
Menurut hadis Rasulullah saw, hati itu terdapat 4 macam:
1. Hati yang tidak berselaput, di dalamnya terdapat pelita yang menerangi. Ini hati orang mukmin.
2. Hati yang hitam tak tentu tempatnya. Ini hati orang kafir.
3. Hati yang terbelenggu diatas kulitnya. Ini hati orang munafik.
4.
Hati yang mendatar, padanya terdapat iman dan nifaq (kemunafikan).
Perumpamaan iman yang meliputinya seperti batang tumbuhan yang disirami
air tawar. Sedangkan perumpamaan nifaq seperti setumpuk kudis yang
diselaputi nanah dan darah busuk. Maka yang mana di antara keduanya
berkuasa, kesitulah hati tertarik.
Hati yang ke-4 inilah
yang terdapat pada kebanyakan kita. Amal akan bercampur aduk sehingga
keburukan lebih banyak daripada kebaikannya. Amal ditambah setiap hari
tetapi yang buruknya tidak ditinggal. Kita solat cukup setiap hari,
mengaji Quran, memberi peringatan tetapi masih mengumpat, mengata dan
menipu. Akhirnya, jadilah seperti gambaran di atas, bercampur aduk antara
hitam dan putih. Macam mana hendak buang yang hitam tu?
Rasulullah saw bersabda :
"Barangsiapa
melakukan dosa, maka akan tumbuh dalam hatinya setitik hitam. Jika ia
bertobat, maka terkikislah titik hitam itu dari hatinya. Jika ia tidak
bertobat, maka menyebarlah titik hitam itu sehingga seluruh hatinya
menjadi hitam."~
Al-Hud : 114
dapat tak carik maksudnya cik kak?
tambahan untuk ketuk2 hati ekau tu cik kak oiii :
1)http://muharikah.com/archives/1961/
2) http://images.hanifiyah.multiply.multiplycontent.com/attachment/0/RwR1MAoKCroAAGMGF@E1/artikel-apabila%20aktivis%20dakwah%20ditimpa%20malas.pdf?key=hanifiyah:journal:329&nmid=60535142
No comments:
Post a Comment